...Santri, bukan hanya sebuah status bagi orang yang sedang belajar di pondok pesantren, tapi sebuah ideologi bagi mereka yang menjunjung tinggi tradisi, moralitas, dan spirit untuk berbuat lebih baik dalam hidup…
Sehari-hari saya dipanggil Aan, singkatan dari nama lengkap Ahmadi Andianto. Menjadi santri sejak 13 Juli 1992. Sampai saat ini saya masih belajari di Pesantren Nurul Jadid. Seluruh pendidikan formal saya selepas dari SD saya lalui di Pesantren ini.
Pendidikan Menengah saya lalui di Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Keagamaan Nurul Jadid. Selanjutnya saya berkuliah di Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Nurul Jadid dan Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Nurul Jadid (IAINJ). Akta 4 juga saya tempuh di Fakultas Tarbiyah IAINJ. Sempat pula saya menempuh studi Ilmu Hukum pada Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan yang dikelola sebuah pesantren dekat pesantren. Terakhir, saya baru saja lulus dari jurusan Psikologi.
Saat ini saya diberi tugas untuk mengabdi di Sekolah Menengah Kejuruan Nurul Jadid sebagai staf di bidang kurikulum. Sebelumnya, saya sempat mengabdi di Madrasah Aliyah Nurul Jadid sebagai Ketua Program Studi Agama Islam Sewaktu-waktu ketika masa senggang saya merancang program aplikasi sederhana dengan Visual Basic atau PHP-MySql yang bisa digunakan untuk menangani pengolahan data di pesantren. Mungkin masih langkah kecil, tapi semoga berlanjut ke langkah berikutnya.
Saya sangat suka hal-hal baru, senyampang tidak ada larangan yang bertentangan dengan akidah yang saya anut pasti saya tertarik untuk mencoba. Hidup hanya sekali dan banyak hal di dunia ini. Sangat rugi menurut saya jika di fase hidup yang singkat hanya dijalani dengan sesuatu yang statis. Saya juga punya kegemaran untuk berkenalan. Kata ayah saya dulu, biar ada tempat berteduh di jalan kalau pas lagi kehujanan.
Moody banget, itu yang sering saya rasakan. Banyak hal yang bisa saya buat jika lagi feel good. Tapi kalau sudah moodnya jelek, nulis satu kalimat saja susahnya minta ampun. Entah, itu kelebihan atau kekurangan, tapi saya yakin setiap pemberian dari-Nya adalah anugerah dalam hidup.


